Trading Forex Online
Klik Disini untuk Trading Forex Online secara Benar dan Aman

Tiga Cara Untuk Menjadi Trader Yang Lebih Baik

Pokok Bahasan:

-Trader harus merencanakan pendekatan mereka, strategi,, dan manajemen risiko sebelum melakukan trading.

-Protokol manajemen risiko harus ditentukan sebelum entri.

-Jurnal perdagangan dan log dapat bermanfaat bagi para trader untuk membuat trading mereka lebih efisien.

 

Trading memang tidak mudah, lebih tepatnya, melakukan trading yang menguntungkan itu memang tidak mudah.

Dalam salah satu buku yang paling terkenal tentang trading yaitu Wizards Market, Jack Schwager mewawancarai salah Mr Ed Seykota –salah satu trader terbaik di era modern. Dalam wawancara tersebut Mr Ed Seykota berkata:

“Menang atau kalah, semua orang mendapatkan apa yang mereka inginkan dari pasar. Beberapa orang tampaknya ingin kalah, sehingga mereka menang dengan cara kehilangan uang.”

Walaupun mungkin sulit membayangkan ada trader yang suka mengalami kekalahan. Trading bisa menyenangkan, menarik, dan berpotensi menguntungkan, tetapi jarang sekali kita mendapatkan ketiganya sekaligus.

Untuk memprioritaskan profitabilitas bisa dengan cara melakukan semua hal-hal kecil yang tidak dilakukan trader lain, apa pun alasannya. Pada artikel ini, kita akan membahas dan mencari solusi untuk masalah ini.

 

The Trading Plan

Membuat sebuah trading plan memang membosankan dan tidak mudah. Kebanyakan trader baru akan menyusun rencana, dan kemudian diabaikan dalam beberapa hari karena merasa ada yang kurang benar dalam plan tersebut.

Sebagai manusia, kita menggunakan insting untuk menghindarkan kita dari bahaya, tetapi market tidak bisa disamakan dengan teori Darwin yang mengedepankan naluri untuk kelangsungan hidup Anda.

Pergerakan market tidak bisa ditebak. Setiap trading adalah sebuah hipotesis sederhana atau probabilitas. Bagaimana naluri Anda dapat memprediksi masa depan atau membuat satu trading menjadi lebih dari sekedar probabilitas sederhana?

Trader perlu membangun dan mematuhi rencana trading saat mendekati pasar. Hal ini berfungsi seperti konstitusi trader untuk memastikan bahwa setiap posisi yang diambil sesuai dengan kriteria yang sudah dispekulasikan sebelumnya.

 

Mengelola Resiko Sebelum Resiko Tersebut Mengenai Anda.

Ketidaksinambungan terbesar bagi sebagian besar trader baru adalah pada konseptualisasi manajemen risiko . Sebagian besar trader mengira bahwa mereka harus memiliki persentase kemenangan luar biasa tinggi untuk menjadi trader yang untung.

Tidak hanya berada di tingkat persentase trader dengan keuntungan tinggi mengingat bahwa pasar tidak bisa ditebak sehingga sulit untuk mencapai hal tersebut.

Topik ini sebelumnya telah pernah dibahas di artikel Kisah Trader Sukses. Dalam pembahasan tersebut, Kesalahan Forex Trader Nomor Satu adalah pada rasio resiko yang tidak memadai . Dalam banyak kasus , seperti GBPJPY dalam tabel di bawah, para trader kehilangan lebih dari $ 2 untuk setiap $ 1 yang dihasilkan.

Pengelolaan dana yang seperti ini sia-sia. Trader harus benar 75 % setiap waktu untuk mendapatkan keuntungan, dan bahkan kemudian – risiko slippage atau gap dapat menguras keuntungan minimal tersebut menjadi laba negative.

Tentu saja, rasanya nyaman menutup posisi menang , bahkan jika itu adalah kemenangan kecil . Tapi seperti kata Ed Seykota di Wawancara The Market Wizards : Semua orang di pasar mendapat apa yang mereka inginkan.

Jika Anda ingin merasa baik, ok – ambil keuntungan kecil yang dapat membantu Anda mencapai tujuan anda.

Tetapi jika Anda ingin menuju profitabilitas , Anda mungkin harus mengikuti saran dari beberapa trader profesional di dunia, saran bergema di Kesalahan Nomor Satu dilakukan Trader Forex , dan kelola risiko Anda sebelum risiko tersebut mengenai Anda.

Trader harus menentukan rasio risk – reward minimal 1:1, dan cenderung paling cocok dengan rasio risk- reward yang lebih agresif dari 1 -ke-2 atau lebih baik lagi.

Sebuah kutipan lama dari Yogi Berra yang berkata seperti ini : “Anda harus sangat berhati-hati jika Anda tidak tahu kemana Anda pergi karena mungkin Anda tidak kesana.”

Menganalisis kemajuan seseorang ketika melakukan perdagangan bisa di nilai dari hal yang paling sederhana yaitu :Seberapa banyak keuntungan yang didapat?

Tetapi untuk trader atau pedagang yang belum mendapat untung, bisa sangat sulit untuk dianalisa karena mereka belum mengetahui strategi yang pas untuk mendapatkan profit.

Tetap konsisten terhadap jurnal perdagangan anda akan sangat membantu dalam perdagangan. Hal ini memungkinkan bagi pedagang atau trader untuk memanfaatkan analisis kritis untuk melihat apa yang telah , atau belum mereka lakukan di masa lalu.

Dalam jurnal tersebut, tuliskan ‘ alasan ‘ untuk mengambil setiap perdagangan atau order, bersama dengan rencana Anda untuk posisi tersebut.

Ketika perdagangan ditutup, perhatikan dan analisa kembali posisi atau order yang anda lakukan.
Jurnal perdagangan bisa dibuat dengan sederhana untuk mengetahui dan menandai setiap posisi atau order yang telah di pasang atau ditutup dan juga mencatat keuntungan dan kerugian yang di peroleh pada saat melakukan perdagangan.

Dalam waktu dan dengan posisi yang cukup , hal ini dapat memungkinkan Anda untuk menghitung persentase kemenangan Anda , ukuran rata-rata untuk anda menang , dan ukuran rata-rata kerugian bersama dengan data statistik lainnya.

Dengan adanya jurnal tersebut, maka Anda bisa melihat tren atau kekurangan yang bisa anda perbaiki pada trading atau perdagangan selanjutnya.

 

Kesimpulan
Jika anda hanya ingin bersenang – senang dalam perdagangan ini maka anda harus merasa nyaman atau siap untuk mengalami loss atau kekalahan. Namun, jika anda ingin mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini maka anda harus bisa memprioritaskan mana hal yang benar-benar penting dan mana hal yang tidak begitu penting. (Dn, Tr, Pr)

One Response to “Tiga Cara Untuk Menjadi Trader Yang Lebih Baik”

  1. Terima kasih atas semua artikelnya, sangat jelas, mudah dipahami dan mendukung kemampuan saya dalam melakukan trading

Leave a Reply

Referensi oleh Valas Online