Trading Forex Online
Klik Disini untuk Trading Forex Online secara Benar dan Aman

Bagaimana Cara Scalping dengan Menggunakan Fundamental ?

Banyak trader yang lebih menginginkan menggunakan pengamatan teknikal dan sangat jarang atau bahkan tidak peduli dengan fundamental. pengamatan teknikal memang sangat penting untuk mengetahui tingkatan entry dan exit (SL dan TP) yang tepat. Tetapi penggunaan pengamatan teknikal belumlah sempurna untuk mendapatkan gambaran pasar secara komprehensif.

Pandangan market forex didorong pertama-tama oleh berita ekonomi dan geopolitik. Pemain kunci di pasar forex – perusahaan multinasional, bank sentral dunia, dana lindung nilai bernilai miliaran dolar dan bank investasi tingkat atas yang melayani mereka – tidak peduli jika ada double top di EURGBP pada grafik 1 jam. Sebaliknya, mereka merumuskan trading mereka dengan menganalisis berita ekonomi terkini dan perkembangan geopolitik, serta pernyataan terbaru dari otoritas moneter G-7. Oleh karena itu, pendekatan yang tepat terhadap trading forex dapat diringkas sebagai berikut: fundamental sebagai pemicu arah, teknikal untuk entry dan exit.

Trader yang melakukan trading berdasarkan pengamatan fundamental, biasanya memilih timeframe yang lebih luas sehingga menggunakan grafik harian dan atau mingguan. Sedangkan trader yang trading dengan timeframe lebih kecil maka fokus kepada setup teknikal yang ketat.

Salah satu faktor penggerak pasar forex adalah rilis berita makroekonomi yang transparan, tidak mungkin dipalsukan dan tersedia bagi semua pelaku pasar pada saat bersamaan. Berita utama yang menggerakkan pasar forex adalah data ekonomi pemerintah seperti statistik ketenagakerjaan terkini, tingkat pertumbuhan PDB, laporan neraca perdagangan, pembacaan inflasi dan pengumuman suku bunga. Laporan ini biasanya dirilis setiap bulan dan dapat dipantau pada kalender ekonomi. Berita makroekonomi yang menggerakkan pasar ini memang sudah terjadwal dan dipublikasikan di berbagai media seperti Bloomberg, CNBC, Reuters dan Dow Jones serta dapat diakses oleh siapapun dari manapun.

Trader ritel seringkali mengambil keuntungan dengan bereaksi lebih cepat terhadap rilis berita dibandingkan reaksi pelaku pasar korporasi dan pengelola dana hedge. Efek berita ekonomi biasanya akan tersesuaikan dalam beberapa jam. Dalam kurun waktu tersebut, trader ritel yang cerdik akan memanfaatkan situasi penyesuaian ini dengan scalping jangka pendek seiring tekanan posisi pelaku korporasi menggerakkan pasar searah dengan berita yang dirilis.

Poin Penting Untuk Pemula

Seperti yang Kalian ketahui perihal Forex, banyak hal yang bisa menjerumuskan Kalian kepada kebangkrutan dan keresahan diri akibat tak mengetahui cara ber-trading. Tidak salah Kalian mencoba belajar trading lalu tiba-tiba merugi. Itu adalah pengalaman dan pilihan Anda. Namun di sini kami akan memberikan saran dan solusi untuk trading yang baik supaya di lain waktu dan kesempatan, Anda bisa ber-trading dengan lancar dan sukses.

Bicara mengenai Forex tidak akan ada habisnya serta tidak ada kadaluarsanya. Penulis senang berbicara perihal Forex karena banyak orang yang sebenarnya masih penasaran. Sebagian besar calon trader pemula masih belum paham, apa sebenarnya Forex. Bahkan setelah mereka mengikuti kursus Forex. Jangankan calon, mereka yang sudah terjun sekalipun kadang masih belum paham benar cara kerja Forex.

Untuk itu perlu kami pertimbangankan sebagai pemula dalam trading Forex, Kalian semestinya tidak memiliki gagasan bahwa Forex trading adalah mudah. Selain harus menguasai pengetahuan perihal Forex dalam rangka untuk menjadi trader yang sukses, Kalian juga harus berhati-hati akan penipuan. Banyak faktor yang mesti Kalian perhatikan ketika terjun ke dalam dunia Forex.

Oleh karena itu, singkirkan rasa malu untuk mencari saran dari orang-orang yang memiliki pengalaman perihal trading Forex. Dari mereka Kalian bisa belajar mengenai cara terbaik untuk memulai trading dan menjaga diri dari penipuan broker. Sebagian besar mereka mungkin akan memperingatkan Kalian untuk mengambil beberapa kursus trading yang handal. Untuk memastikan Kalian mendapatkan broker yang sah dan memiliki rekam jejak yang terbukti dan berhasil, perhatikan beberapa poin yang telah kami kumpulkan berikut ini:

1. Sadar Risiko

Kenali dan sadari benar-benar risiko dalam ber-trading Forex. Karena sebagaimana investasi lainnya, dalam Forex risiko yang bisa terjadi setimpal dengan profit yang bisa Kalian raih.

2. Berlatih di akun demo

Kalian harus berlatih di akun demo supaya mendapat pengalaman trading tanpa harus mengalami kerugian uang riil. Kalian dapat mencoba berbagai macam strategi dan mengetahui berbagai kondisi market.

3. Jangan menyerah

Jangan pernah menyerah karena kerugian pasti terjadi di bisnis ini. Kalian harus punya impian yang kuat untuk menjadikan Kalian pantang menyerah untuk sukses di Forex.

4. Ada komitmen

Siapkan mental dan kemauan kuat untuk terus belajar, karena dalam trading Forex sangat banyak hal yang perlu dipahami dan pelajari.

5. Tahan Emosi

Jangan terburu napsu untuk langsung menggunakan seluruh deposit. Gunakan deposit “hanya sebesar yang Kalian bersedia kehilangan”.

Itulah saran yang bisa kami berikan untuk Kalian. Namun yang terpenting, satu-satunya cara dapat mengurangi risiko adalah dengan mengerti bagaimana pasar bekerja. Dengan cara ini tidak ada yang bisa menipu Kalian.

 

(Yn)

Fokuslah Pada Proses Trading

Ada ungkapan bijak yang memberitahukan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Hal yang sama bisa diberlakukan dalam trading, dan pada kenyataannya ungkapan tersebut bisa membantu kita untuk menjadi trader sukses jika kita memaknainya dengan benar. Banyak trader yang terperangkap dalam jebakan psikologis. Mereka lebih mementingkan hasil akhir sebuah trade dan tidak amat fokus pada proses trading yang dilakukan.
Sering kali trader harus kehilangan hampir seluruh hasil keuntungan trading yang diperolehnya sedikit demi sedikit. Mereka merasa kecewa dan frustasi karena beberapa kali batal mencapai apa yang sangat diinginkannya, yaitu keuntungan yang konsisten. Alasan dari perasaan frustasi itu sulit dimengerti dan dijelaskan kecuali Kamu mengalami sendiri. Tidak sedikit trader yang putus asa dan menghentikan aktivitas tradingnya.
Jika Kamu kebetulan mengalami hal yang sama, satu-satunya cara yang harus Kamu lakukan adalah menghilangkan emosi negatif tersebut dengan fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir. Yang sering terjadi dalam trading adalah semakin Kamu berusaha dengan keras untuk memperoleh keuntungan semakin Kamu kehilangan banyak uang. Ini adalah jebakan psikologis. Jika Kamu tidak tertarik pada proses dalam trading dan tidak sabar mengikuti langkah-langkahnya maka Kamu akan terjebak untuk hanya fokus pada hasil akhir yang Kamu harapkan, yaitu keuntungan. Sikap mental semacam ini dalam trading sangat tidak kondusif dan cepat atau lambat Kamu akan batal total.

Amat fokus pada hasil akhir akan membuat over trading, yang biasanya disebabkan oleh rasa ‘balas dendam’ setelah mengalami kerugian, atau euforia setelah memperoleh keuntungan. Dalam kenyataannya frekuensi trading yang berlebihan adalah salah satu penyebab hancurnya account trading disamping volume (ukuran lot) yang amat tinggi karena mengejar keuntungan besar. Rasa tamak dan takut (greed and fear) adalah penyebab over-trading dan volume trading yang tinggi akibat harapan yang tidak realistis dan cara trading yang tidak disiplin.
Trading bukan cara instan untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu yang singkat meski anggapan ini sering ada pada trader pemula. Jika Kamu bisa menghasilkan keuntungan yang konsisten itu karena Kamu memang benar-benar tertarik pada tantangan dalam trading dan selalu ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Sukses dalam trading adalah sebuah perjalanan, artinya untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten Kamu harus fokus pada proses dalam trading, bukan pada hasil akhir yang Kamu harapkan.

Jika Kamu telah benar-benar tertarik pada proses dan mengubah tujuan Kamu dari ‘mendapatkan keuntungan besar’ ke ‘menjadi seorang trader yang mumpuni’ maka ‘keuntungan’ tersebut akan bisa terwujud sebagai hasil akhir. Sebaliknya amat fokus pada hasil akhir akan membuat kebiasaan trading yang salah dan pada akhirnya akan menghancurkan account Kamu.

Tips Pengamatan Teknikal

pengamatan teknikal dalam trading forex mempelajari tentang akibat dari pola mobilitas harga yang telah terjadi untuk memperkirakan arah mobilitas harga selanjutnya. Trader yang mahir dan selalu menggunakan pengamatan teknikal disebut chartist atau technicalist. Seorang chartist cenderung mengabaikan alasan atau penyebab terjadinya mobilitas harga, dan hanya fokus pada akibat mobilitas yang baru terjadi. Trading chart dan berbagai indikator teknikal sangat dibutuhkan untuk membantu pengamatannya.
Ada 3 prinsip yang mendasari pengamatan teknikal dalam trading forex, yaitu:

1. Seluruh penyebab mobilitas harga telah dinyatakan dalam pola mobilitas harga itu sendiri.

Faktor pengaruh rilis data ekonomi, keadaan politik yang berubah, sentimen pasar dan juga perubahan jumlah permintaan dan penawaran telah direfleksikan oleh pola gerak harga dalam trading chart. Dalam memperkirakan arah pasar, seorang chartist sejati hanya fokus pada pola mobilitas harga saat ini dan perubahan indikator teknikal, bukan pada apa yang akan terjadi akibat rilis berita tertentu.

2. Harga selalu bergerak mengikuti trend dengan batas-batas tertentu.

Salah satu tujuan penting dari pengamatan teknikal adalah menetapkan arah trend mobilitas harga yang akan datang, baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Ada 3 keadaan arah trend, yaitu arah mobilitas harga yang akan cenderung tetap (trend continuation), arah mobilitas yang cenderung akan berbalik arah (trend reversal) dan mobilitas yang cenderung bergerak bolak-balik dalam range harga tertentu (sideways atau ranging).

Sebelum menggunakan indikator teknikal tertentu untuk mengerti arah trend, chartist normalnya menarik garis yang menghubungkan harga-harga terendah atau harga-harga tertinggi, yang disebut dengan garis-garis trend (trend lines). Selain itu trend mobilitas harga akan terus berlanjut atau berbalik arah jika telah menyentuh, atau melewati (menembus) batas-batas harga tertentu yang disebut dengan tingkatan support dan resistance. Demikian juga jika harga bergerak sideways, penembusan tingkatan support atau resistance mengisyaratkan terjadinya keadaan trending.

Untuk mengerti batas-batas harga tersebut, chartist menarik garis-garis support dan resistance yang dipercaya sebagai tingkatan-tingkatan harga yang merupakan permufakatan (consensus) dari para pelaku pasar. Selain tingkatan-tingkatan support dan resistance, batas-batas tersebut juga berupa angka psikologis atau tingkatan angka bulat yang sering digunakan sebagai acuan pelaku pasar.

3. Sejarah pola mobilitas harga akan selalu berulang (History repeats itself).

Chartist percaya bahwa pola mobilitas harga di masa lalu akan berulang dan bisa saja terjadi lagi saat ini. Makin sering suatu pola chart(chart pattern) terjadi maka semakin besar probabilitas kebenarannya. Pola mobilitas harga bisa juga berupa formasi bar candlestick dengan berbagai variasinya.

 

(Yn)

Cara Trading dengan Teknik Double Spike

Trader memerlukan petunjuk untuk mengamati, menganalisa, serta memprediksi mobilitas market juga pengetahuan untuk melihat sentimen pasar. Ada berbagai macam petunjuk yang digunakan para trader. Namun dari semua itu, petunjuk yang paling tepat adalah harga. Karena tidak ada satu petunjuk yang dapat menandingi harga, jadi kita akan mengulas terjadinya perubahan tren dari price action.
Bila Kamu perhatikan pattern harga, terdapat dua pattern price action yang disebut double bottom dan double top. Keduanya dapat dijadikan rujukan untuk memprediksi tren yang akan datang. sesudah terjadi mobilitas, biasanya harga akan memantul atau berhenti.

Ini menjadi petunjuk bagi para trader bahwa sesuatu telah mempengaruhi harga. Sayangnya, kita kadang melupakan bentuk pattern dan formasi harga yang sedang terjadi, apakah harga tersebut akan memantul atau berhenti. Apapun alasan Kamu dalam bertrading, fokuslah kepada teknik yang Kamu inginkan. Putuskan arah mana yang ingin Kamu kerjakan.

Double Spike Breakout
teknik ini menjelaskan bahwa tren akan melanjutkan mobilitas harga sebelumnya. Double spike breakout menunjukkan bahwa daerah support atau resisten telah tertembus. Gambar di bawah ini akan menjelaskan dengan lebih rinci:

Penting untuk diketahui bawah harga dapat membalikkan arah tren dengan sangat mudah dan juga mampu bergerak dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, perlu diingat bahwa harga telah bergerak bolak balik sebanyak dua kali sampai akhirnya menembus daerah support atau resisten. Jika dihadapkan situasi seperti itu, maka manfaatkan perhitungan rasio resiko dengan mengambil TP : SL sebesar 2 : 1 atau keuntungan lebih besar daripada rugi.

Double Spike Fade
Berbeda dengan spike breakout, spike fade condong untuk membalikkan tren. Jadi, sesudah tahu adanya spike, posisi open dapat ditempatkan pada daerah yang tidak mengandung spike. Jika spikenya berada di atas, maka open posisinya ditempatkan di bawah dan demikian sebaliknya. Untuk lebih jelasnya, Kamu dapat melihat gambar di bawah ini:

sesudah garis resisten atau garis support berhasil dilewati, trader dapat melakukan open posisi yang berlawanan dengan tren sebelumnya. Dalam contoh berikut ini, Kamu dapat melihat gambaran tren sesudah double spike terjadi:

Wajib Kamu ingat, teknik ini bisa digunakan pada salah satu pattern spike. Jika Kamu menggunakan breakout spike, maka Kamu disarankan untuk menunggu sampai harga melewati spike sebelumnya. Tapi jika Kamu menggunakan fade spike, maka Kamu disarankan untuk menunggu sampai terbentuk titik resisten atau support yang menjauhi spike.

 

(Yn)

Referensi oleh Valas Online